LAJU PENDINGINAN AIR DENGAN ICE ON COIL PADA MESIN PENDINGIN TYPE CHILLER UNTUK COLD STORAGE

Penulis

  • Irwandi Hidayat Laboratorium Rekayasa Termal, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Riau
  • Azridjal Aziz Laboratorium Rekayasa Termal, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Riau
  • Herisiswanto Laboratorium Rekayasa Termal, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Riau
  • Rahmat Iman Mainil Laboratorium Rekayasa Termal, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Kata Kunci:

mesin pendingin, cold storage, refrigeran

Abstrak

Es pada coil adalah teknologi penyimpanan es dimana pipa atau coil yang direndam didalam air. Es terbentuk diluar
tabung dengan sirkulasi pendingin sekunder atau pendingin didalam tabung terjadinya es. Mesin-mesin pendingin pada
saat ini telah banyak berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Umumnya mesin ini digunakan untuk
pengawetan makanan, sayuran dan buah. Mesin pendingin ini bertujuan mendinginkan air sebagai refrigeran sekunder
hingga bertemperatur 0oC untuk mengukur kemampuan mesin pendingin dalam mendinginkan ruangan dan kotak
penyimpanan dingin. Performansi mesin pendingin untuk kotak penyimpanan dingin dan ruangan mempunyai
perbedaan nilai. Nilai COP yang ke ruangan lebih besar dibanding dengan yang ke kotak penyimpanan dingin
disebabkan kerja yang diberikan ke ruangan lebih besar dari pada ke kotak penyimpanan dingin, perubahan entalpi
evaporator juga sangat mempengaruhi nilai COP, semakin besar perubahan entalpi evaporator maka akan semakin besar
pula nilai COP yang diberikan mesin tersebut.

Diterbitkan

2026-08-25

Cara Mengutip

Hidayat, I., Aziz, A., Herisiswanto, & Mainil , R. I. (2026). LAJU PENDINGINAN AIR DENGAN ICE ON COIL PADA MESIN PENDINGIN TYPE CHILLER UNTUK COLD STORAGE. Jurnal Sains Dan Teknologi, 14(1). Diambil dari https://jst.ejournal.unri.ac.id/index.php/JST/article/view/59

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.