ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA RANGKAIAN TUBING WORKOVER YANG DIBERIKAN OVERPULL MAKSIMAL SAAT KONDISI STUCK MENGGUNAKAN SOFTWARE METODE ELEMEN HINGGA
Kata Kunci:
Maximum Overpull, Analysis, Simulation, Software, Finite Element MethodAbstrak
Kondisi stuckmerupakan salah satu masalah yang sering terjadi di operasi pengeboran dan workoverindustri migas. Masalah ini dapat disebabkan oleh adanya sesuatu di dalam sumur yang menahan drilling/workover stringseperti compacted formation sandatau bad casing condition. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi stuckadalah dengan memberikan overpullmaksimal. Overpullmaksimal adalah gaya tarik (tensile force) maksimal yang diberikan pada rangkaian tubing workovertanpa menyebabkan deformasi plastis. Dalam kerja praktik ini, menggunakan analisis tegangan dan regangan pada rangkaian tubing workoveryang diberikan overpullmaksimal saat kondisi stuck. Analisis dilakukan dengan simulasi sederhana menggunakan softwaremetode elemen hingga. Dari analisis tersebut menunjukkan bahwa nilai tegangan pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 30,78 kpsi, sedangkan untuk nilai tegangan pada hitungan manual (teoritik) sebesar 30,77 kpsi. Hasil analisis regangan pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 0,001, sedangkan untuk nilai regangan pada hitungan manual (teoritik) sebesar 0,0011. Hasil analisis perubahan panjang (displacement) pada simulasi menggunakan softwareyaitu sebesar 0,40 in, sedangkan untuk nilai perubahan panjang (displacement) pada hitungan manual (teoritik) sebesar 0,396 in. Setelah itu hasil simulasi sederhana tersebut dibandingkan dengan perhitungan manual (teoritik). Dari hasil perbandingan simulasi dan teoritik didapatkan deviasi/errorsebesar 0,03 % untuk tegangan, -10 % untuk regangan, dan 1 % untuk perubahan panjang (displacement) yang menggambarkan bahwa model simulasi Metode Elemen Hingga cukup mendekati hasil perhitungan manual (teoritik).




